Review Serangan Virus di Tahun
2003 January 2003
Yaha.M dan Klez.H menutup akhir tahun 2002 dan
menjadi bingkisan tahun baru yang tidak menyenangkan di awal tahun
2003. Klez menunjukkan kehebatannya sebagai salah satu virus paling
panjang umur sepanjang masa karena dapat bertahan di peringkat
satu lebih dari 1 tahun.
Klez.A muncul pertama kali di bulan Oktober 2001, dan sampai tahun
2003 variannya terutama Klez.H mampu menduduki singgasana sebagai
virus yang paling banyak terdeteksi menyebar di internet. Tercatat
juga pembuat virus yang mendompleng ketenaran penyanyi Avril Lavigne
dengan mengeluarkan virus Lirva (kebalikan dari Avril). Selain itu,
para pembuat virus tidak mau kalah dengan Chrisye dan Sofia Latjuba
yang menyanyikan kembali lagu “Kangen” milik group musik
Dewa.
Pada tanggal 8 Januari 2003, Explorezip.N sebuah worm yang pernah
sangat ngetop di jamannya 3,5 tahun yang lalu tepatnya awal Juni
1999 dikompres dengan teknik baru dan disebarkan kembali ke internet.
Dengan teknik kompresi baru, Explorezip.N merupakan tamparan bagi
para vendor antivirus karena mampu mengelabui banyak program antivirus
yang mengklaim memiliki kemampuan heuristic dan update definisi < 9
Januari 2003 terbukti tidak dapat mengenali virus Explorezip.N. Celakanya,
Explorezip.N ini menghancurkan semua data MS Office dan hanya dapat
direcover kembali dengan menggunakan teknik data recovery tingkat
tinggi.
Seakan tidak cukup membuat pengguna komputer menderita, pada tanggal
27 Januari muncul satu virus baru sejenis CodeRed dengan nama Slammer
yang menyerang SQL Server 2000. Di Indonesia 3 perusahaan webhosting
yang cukup ternama yang terkoneksi ke IDC mengalami kondisi down
servernya karena serangan DDos. Traffic yang dihasilkan oleh Slammer
bukan main-main, router seklas Cisco 3600 yang termasuk middle class
switch tidak mampu menampung bandwidth yang dihasilkan Slammer sehingga
mau tidak mau hubungan server ke router harus di cabut dan baru dikoneksikan
kembali setelah Slammer dibasmi dan SQL Server dipatch.
Opaserv.K Hukuman BSA untuk Pembajak
Setelah mengalami badai serangan virus di awal tahun, bulan February
diwarnai dengan munculnya Opaserv.K, varian Opaserv yang menyebar
hanya melalui jaringan, baik jaringan internet maupun jaringan komputer
lokal dengan penambahan kemampuan menghancurkan harddisk komputer
yang terinfeksi. Opaserv akan melakukan scanning atas port 137 dan
jika berhasil ia akan menginfeksi melalui port 139.
Serangan Opaserv.K yang menghancurkan harddisk korbannya dan memunculkan
pesan “seolah-olah” dari BSA (Business Software Alliance)
yang menghukum pengguna komputer karena menggunakan program bajakan.
Hal ini sempat membuat BSA kebakaran jenggot sehingga mengeluarkan
sanggahan.
Jangan lupa dengan Sobig.C yang pada tanggal 8 Juni 2003 membuat
printer anda kerja bakti menghasilkan banyak sekali print-out dengan
karakter-karakter aneh.
Bugbear Reloaded, demikianlah Sophos menggambarkan aksi Bugbear.B
yang pada hari pertama kemunculannya langsung menggeser semua virus
top termasuk Sobig.C yang barusan mengganas dari singgasananya.
Serangan
Bugbear.B ini termasuk kategori dashyat, sebagai perbandingan, perhatikan
bahwa jumlah Bugbear.B diperingkat satu yang dihentikan adalah 95.000an
email, bandingkan dengan Sobig.C yang menempati peringkat dua dengan
jumlah email yang dihentikan 25.000an. Hal ini menunjukkan perbedaan
kasus yang sangat signifikan (4 kali lipat).
Bulan Juli 2003, Fortnight.D secara diam-diam mengganas di pengguna
komputer Indonesia. Vaksincom mendapatkan banyak keluhan dari aksi
fortnight yang diperkirakan Fortnight.D. Cirinya adalah browser IE
anda akan mendapatkan 4 icon baru yaitu Antivirus, Entertaintment,
Security dan Search (lihat gambar). Fortnight memanfaatkan celah
keamanan Microsoft Virtual Machine ActiveX Component yang sebenarnya
sejak Oktober 2000 sudah tersedia patchnya, tapi seperti biasanya
pengguna tidak ada yang melakukan patch pada program IE nya sehingga
setiap kali menerima email yang mengandung Fortnight, kode virus
akan berjalan secara otomatis tanpa perlu klik pada pesan email tersebut.
Bencana Besar setelah Codered
Pada tanggal 30 Juli 2003 RPC Dcom vulnerability sudah tersedia patchnya
dan PT. Vaksincom sudah mengeluarkan peringatan akan pentingnya patch
ini, tetapi “seperti biasa”, pengguna komputer belum
merasa perlu melakukan update security patch. Tanggal 13 Agustus
2003 celah keamanan RPC Dcom yang sangat berpotensi menimbulkan masalah
ini berhasil di eksploitasi oleh virus Blaster guna menyebarkan dirinya.
Hebatnya Blaster memiliki ukuran yang sangat kecil, 6 KB sehingga
sangat cepat dan efektif untuk disebarkan melalui internet. Varian
Blaster yang berikutnya, MSBlast.D atau Nachi melambatkan koneksi
internet semua ISP di Indonesia secara signifikan sehingga selama
berbulan-bulan dan beberapa ISP memutuskan untuk memblok pengguna
internet yang tidak melakukan update patch RPC Dcom.
Mailserver Kerja Bakti
Setelah seminggu penuh disibukkan oleh ulah Blaster, para pengguna
internet tidak mendapatkan kesempatan benafas lega, karena pada tanggal
18 Agustus 2003 telah muncul satu worm baru lagi. Kalau Blaster menyebar
melalui jaringan antar komputer dengan sasaran utama sistem operasi
Windows 2000 dan XP (windows NT dan 2003 tidak terlalu “diincar” oleh
Blaster), maka Sobig.F menyebar menggunakan cara lama, yaitu Email.
Hal ini mengingatkan pada duet maut Nimda dan CodeRed di tahun 2001.
Jangan lupa dengan Mimail, yang menyebar melalui SMTP miliknya sendiri,
dan selalu membawa sebuah file attach di dalam sebuah file MESSAGE.ZIP
yang bertujuan untuk mengelabui bloking executable yang banyak dilakukan
oleh mailserver korporat.
Bulan Worm 2003
Agustus - September 2003 dinobatkan sebagai bulan worm. Para pengguna
komputer panik. ISP lumpuh. Mungkin ini adalah salah satu berita
terbesar yang pernah dialami oleh para pengguna komputer di tahun
2003. Dalam 1 minggu dari tanggal 12 Agustus sampai dengan 19 Agustus
2003 seluruh jaringan internet dunia hampir lumpuh total. Akses menjadi
sangat lambat karena virus-virus worm yang mengganas. Adapun virus-virus
tersebut adalah, W32/Blaster.A, W32/Nachi.A dan W32/Sobig.F@mm. Blaster
dan Nachi menyerang para pengguna komputer dengan memanfaatkan celah
keamanan yang ada di dalam Windows NT 4, Windows 2000, Windows XP
dan Windows 2003.
Pertama-tama virus ini akan memeriksa port 135 apakah dapat ditembus
atau tidak. Dengan pengertian, apakah para pemakai komputer sudah
melakukan penginstalan patch yang telah diberitahukan dan diberikan
oleh Microsoft jauh-jauh hari sebelum hal ini tejadi. Kalau belum
dengan mudahnya virus ini masuk ke dalam komputer yang belum dipatch.
Jika virus ini sudah masuk ke dalam komputer anda, maka ada kejadian-kejadian
yang tidak menyenangkan akan anda alami. Ketika anda sedang mengetik
sesuatu komputer anda tiba-tiba akan meminta untuk direstart atau
merestart dirinya sendiri. Cukup menjengkelkan bukan. Kejadian ini
banyak sekali terjadi dan hampir seluruh para pengguna komputer dengan
menggunakan system operasi windows NT4, 2K, XP dan 2K3 dan terhubung
dengan sebuah jaringan internet.
Lem Tikus cap Gajah
Kalau ditanya, virus apa yang di tahun 2003 mampu menjerat komputer
anda seperti lem tikus, jawabannya adalah Swen. Jika komputer anda
terinfeksi oleh Swen, anda tidak akan mudah membersihkannya karena
setiap kali anda ingin menjalankan regedit untuk membersihkan Swen,
yang anda jalankan adalah Swen sendiri karena ia mendaftarkan dirinya
sebagai semua executable.
Virus Patah Hati sesudah Linong
Virus lokal (asli Indonesia) yang membuat pusing banyak pengguna
warnet adalah W32.Pesin, Virus patah hati made in Indonesia. Virus
yang di “klaim” dibuat oleh seorang programmer dari daratan
Sumatera ini berhasil menginfeksi warnet-warnet dan pengguna disket
di seluruh Indonesia dan sempat memusingkan pengguna warnet untuk
waktu yang cukup lama, dari bulan September sampai dengan November
2003. Jika anda sering menggunakan disket dan termasuk pelanggan
setia warnet atau sering bertukar data dengan rekan pengguna warnet,
coba teliti apakah disket anda mengandung file:
My Love.exe
Kenangan.exe
Hallo.exe
Puisi Cinta.exe
My Heart.exe
Jangan Dibuka.exe
Mistery.exe
Dengan logo seperti dokumen MS Word.
Sekali anda mendapatkan pesan seperti di bawah ini,
artinya komputer anda sudah terinfeksi Pesin. Dan salah satu kemampuan
yang dimiliki oleh Pesin adalah memblok akses ke regisrty editor
dengan melumpuhkan keyboard dan mouse anda setiap kali membuka regedit.
Veteran
Jangan lupakan juga Funlove, Redlof dan JS/KAK@m yang beberapa kali
konsisten menduduki peringkat 5 besar sebagai virus yang paling banyak
terdeteksi dihentikan oleh Vaksincom. Ketiga virus ini memiliki kemampuan
duplikasi yang sangat tinggi dan sangat membandel sehingga tidak
dapat dengan mudah dibersihkan dari komputer, khususnya komputer
yang terhubung ke jaringan. Walaupun anda sudah memformat komputer
yang terinfeksi, sekali anda menghubungkan kembali komputer ke jaringan,
dalam waktu singkat komputer anda akan kembali terinfeksi.
Apa yang harus anda lakukan adalah melakukan update atas celah keamanan
yang tepat. Dan jika anda merasa hal ini terlalu berat karena setiap
hari selalu ditemukan celah keamanan baru untuk semua software, pertimbangkan
untuk menggunakan software pendeteksi celah keamanan seperti Retina
dari Eeye atau outsource masalah antivirus anda dan serahkan kepada
ahlinya. Kecuali anda merasa beban pekerjaan anda masih kurang dan
anda siap untuk menghadapi semua serangan virus sendirian.
Penulis: Alfons Tanujaya (Tabloid PCplus No. 156 Tahun IV, 16 Desember
2003 - 05 Januari 2004)
Sumber: Tabloid PCplus |