|
Suami Lebih
Sedikit Depresi
Jika Istri Tinggal Di Rumah
LONDON - Sebuah penelitian membenarkan olok-olokan
di antara pria: bahwa seorang suami -- paling tidak yang berumur
separuh baya-- lebih bahagia jika istrinya tinggal di rumah.
Riset yang dilakukan tim Departemen Psikiatri Queen Mary's
School of Medicine, London, itu sekaligus menunjukkan bahwa
istri yang bekerja merupakan faktor pemicu depresi lebih dari
yang diperkiraan sebelumnya.
Seperti diungkapkan BBC News (10/11), tim
itu menemukan, laki-laki separuh baya yang istrinya bekerja
paruh waktu-- atau yang tinggal di rumah untuk merawat keluarga--
memiliki skor depresi lebih rendah dibanding yang istrinya
bekerja penuh.
Jangan berfikir para suami egois. Ini kelihatannya
sekadar warisan evolutif saja, karena dulunya suami -- para
laki-laki-- bertanggung jawab mencari makan. Adapun istri
--para wanita--memasak makanan. Penelitian itu menunjukkan,
para suami kelihatannya menganggap istri lebih baik mengerjakan
tugas perawatan, termasuk menjalin ikatan dengan komunitas
di tempat tinggalnya.
Penelitian ini didanai Economic and Social
Research Council, Inggris. Lebih dari 10 ribu laki-laki dan
perempuan separuh baya mengambil bagian dalam riset ini. bbc
new
|