| Operator
Tingkatkan Layanan untuk Lebaran
Sumber: Bisnis Indonesia
Jakarta - Operator
telepon seluler bersaing meningkatkan layanan kepada konsumennya
dalam rangka menyambut arus mudik Lebaran dan libur akhir
tahun.
PT Telkomsel misalnya, operator itu menggandeng 21 agen
tunggal pemegang merek (ATPM), asuransi Cigna, serta menggelar
program bebas roaming nasional selama mudik lebaran tersebut.
Direktur Niaga Telkomsel Leong Shin Loong mengatakan operator
seluler anak usaha Telkom dan SingTel tersebut menyiapkan
berbagai program dalam menyambut arus mudik Lebaran dan
akhir tahun.
Di antaranya, kata dia, Telkomsel menggandeng 21 agen tunggal
pemegang merk (ATPM) kendaraan bermotor, pihak kepolisaian
serta radio siaran.
Shin Loong menambahkan Telkomsel juga menggelar program
gratis menerima panggilan yang berlangsung selama 15 November
hingga 31 Desember 2003 baik bagi pelanggan Simpati maupun
kartu Halo.
Erik Meijer, general manager pemasaran Telkomsel, membantah
anggapan bahwa langkah Telkomsel memberlakukan bebas roaming
nasional untuk jangka satu setengah bulan ini merupakan
uji coba memberlakukan bebas roaming nasional secara nasional.
Menurut catatan Bisnis, Telkomsel merupakan salah satu operator
yang tetap mempertahankan sistem roaming nasional kendati
operator lain sudah menghilangkannya.
Hal yang sama juga dilakukan Excelcomindo. Menurut GM Marketing
Product Management PT Excelcomindo Pratama Arif Lim, coverage
area operator itu saat ini telah menjangkau pulau Jawa,
Bali, Lombok, Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera termasuk
Batam-Bintan.
"Jadi anggapan bahwa proXL hanya bisa di Jawa, Bali
dan Lombok sekarang sudah tidak tepat lagi," ujarnya
saat mengkampanyekan program Bening Sepanjang Nusantara,
bersamaan dengan pembukaan kantor Excelcomindo baru di Bandung,
Rabu lalu.
Arif mengakui jaringan seluler Excelcom belum menjangkau
seluruh pulau utama di Tanah Air, karena pulau Papua dan
Maluku saat ini belum dapat menikmati layanan proXL.
Program Bening
Direktur Sales Marketing-Consumer Solution PT Excelcomindo
Kusnadi Sukarja menambahkan selain penetrasi jaringan, Excelcom
juga berusaha meningkatkan kualitas jaringan selulernya
melalui program Bening Sepanjang Nusantara.
Bening Sepanjang Nusantara, tambah Kusnadi, dipilih sebagai
tema karena merupakan pencerminan dari kemampuan, kualitas
dan cakupan proXL. "Bening maknanya komunikasi dengan
proXL bisa menghasilkan suara yang bening, tanpa gangguan,"
tambah Kusnadi.
Sementara, lanjutnya, moto Sepanjang Nusantara merupakan
manifestasi dari keberadaan jaringan infrastruktur dan jaringan
distribusi yang dimiliki proXL di seluruh Indonesia.
Sementara operator seluler terbesar kedua, Satelindo juga
meningkatkan layanannya menyambut bulan suci Ramadhan 1424
H dan arus mudik lebaran. Mereka meluncurkan paket baru
yaitu Mentari Paket Mudik yang diharapkan bisa menjadi solusi
kebutuhan komunikasi masyarakat selama mudik Lebaran.
Menurut Manager PT Satelindo Yogyakarta Lufi D. Tomridjo,
Mentari Paket Mudik ini memiliki kapasitas 32 Kb dilengkapi
dengan kapasitas 30 memori SMS, 250 memori phonebook serta
Personal Identification Number (PIN) dan Personal Unblocking
Key (PUK) yang unik dan berlainan untuk setiap pengguna
sehingga keamanannya lebih terjamin.
PIN dan PUK tersebut dicantumkan pada user ID Card yang
disertakan dalam kemasan Mentari.
"Paket ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan komunikasi
yang akan melaksanakan perjalanan mudik karena Mentari merupakan
kartu pra bayar yang bebas roaming sehingga dibawa kemana
pun, saat menerima panggilan tidak terkena biaya roaming,"
katanya.
Peningkatan layanan dilakukan Satelindo di provinsi Nanggro
Aceh Darussalam (NAD). Operator itu sudah menyiapkan 22
BTS di daerah itu sehingga dapat melayani pelanggan selular
daerah itu pada November 2003 nanti.
Menurut Agus Pahlevi Lembah, kepala PT Satelindo cabang
Aceh dan Sumut, pembangunan infrastruktur di provinsi yang
sedang konflik itu untuk menanggapi permintaan pelanggan
yang ada di daerah tersebut.
Dengan adanya penambahan 22 BTS itu, total BTS milik Satelindo
di wilayah NAD dan Sumut terdapat sekitar 140 BTS sehingga
layanan Satelindo di kedua daerah itu bisa optimal. (m3/sus/
psf/swi)
|