Buletin Mingguan Melsa
 Melsa Weekly Bulletinhomeabout usadvertisesubscribefeedbackhelpcontact
   
The One : Jet Li vs Jet Li


Dapatkah Anda membayangkan kalau kepribadian Anda terbagi-bagi dalam dunia paralel. Sehingga pada titik tertentu hanya ada dua sifat atau sosok pribadi yang Anda miliki, yaitu sifat baik dan buruk. Kemudian salah satu sifat Anda itu, mencoba untuk menguasai dunia yang selama ini Anda naungi. Tematik itulah yang sedang diperankan oleh aktor laga, Jet Li dalam film terbarunya The One atas arahan sutradara James Wong.

Disini, Anda tidak hanya dapat melepas rindu melihat aksi kung fu, Jet Li. Tetapi Anda bisa juga melihat pertandingan Jet Li vs Jet Li. Sebab sebagai salah satu aktor negeri panda yang beberapa kali meraih gelar internasioanl seni beladiri, dan sukses di kancah perfilman Hollywood Gaya kung fu Jet Li memang terkesan sulit ditandingi. Maka, saking tidak ada saingannya, di film ini hanya Jet Li yang bisa mengalahkan dirinya sendiri.

Gabriel Yullaw (Jet Li) adalah buronan yang sedang dicari oleh Multiverse Bureau of Invetigation (MBI), yaitu semacam FBI tapi menangani penjahat-penjahat yang melakukan aksinya lintas dunia. Yullaw dituduh telah membunuh 123 orang yang mirip dengan dirinya, untuk mendapatkan kesaktian tunggal.

Ketika Yullaw tengah diadili dan akan ditransfer ke penjara lintas dunia. Ia dapat lolos kembali berkat bantuan seorang wanita yang menggunakan teknologi ledakan super canggih. Walau pihak MBI, yaitu Roedecker (Delroy Lindo) dan Funsch (Jason Statham) merasa kecolongan. Tapi mereka dapat memastikan, dunia yang tengah disinggahi Yullaw.

Di sisi dunia lain, Gabe (Jet Li), seorang polisi yang sedang menjalankan tugasnya melindungi seorang saksi. Tiba-tiba mendapat serangan yang membuat seluruh pasukannya kelimpungan. Ketika sedang beraksi, ia sangat kaget karena bertatap muka dengan si penyerang, yang wajahnya tak lain seperti dirinya. Dan ia semakin sadar bahwa penyerangan ini ditujukan pada dirinya, hingga membuatnya dituduh sebagai tersangka.

Sebelumnya ia pernah mencoba untuk bercerita dengan istrinya, T.K (Carla Gugino). Tapi apa mau dikata, karena tidak ada bukti usahanya sia-sia. Kawan seperjuangannya pun tidak mempercayai hingga memberi pengawalan ketat dengan mengantar T.K sampai ke rumah. Ditengah kebingungan itu, T.K bertemu dengan orang yang mirip suaminya, sedang bersembunyi di atas eternit kamar mereka. Ia meminta pistol padanya. Pada saat T.K sedang mengambil pistol, tiba-tiba ia melihat wajah yang mirip suaminya di jendela. Karena mengalami kebingungan diantara dua wajah yang sama, T.K coba menguji melalui tebakan yang ternyata mencelakakan dirinya.

Akhirnya tidak hanya Yullaw yang menjadi tersangka tetapi juga Gabe. Walau begitu, Roedecker dan Funsch dapat mengenal perbedaan diantara mereka dan mengajak bersekutu untuk menangkap Yullaw. Karena Yullaw dikenal memiliki kekuatan super yang membuat Gabe dan pihak MBI kewalahan untuk meringkusnya.

Tidak hanya melibatkan aksi kejar-kejaran, tetapi pemburuan itu menjatuhkan beberapa korban pula. Membuat pertempuran itu, tidak lagi melibatkan satu pasukan atau kecanggihan teknologi. Tetapi satu lawan satu, yaitu antara Gabe dan Yullaw. Siapakah yang paling kuat diantara mereka ?

Nama James Wong dan Glen Morgan, sebagai penulis naskah tak akan asing kalau melihat hasil karyanya dalam film Final Destniation, Space : Above and Beyond, dan filmTV The X-Files. Maka dari itu, sebagai mana ciri mereka, film kali ini juga bercirikan sci-fi thiller. Walau untuk beberapa adegan, kita seperti melihat yang sama di film Matrix atau Crouching Tiger: Hidden Dragon.

Sedangkan untuk peranan Jet Li disini. Nampaknya tidak sebagus seperti ia memerankan Wong Fei Hung, yang dapat mengangkat namanya di perfilman internasional. Mungkin Jet Li yang ini lebih menunjukan peranan yang sebenarnya.



<...Kembali ke Buletin
 
 
Melsa-i-net Website
Melsa Member Area
Netweaver Web Development
43a.net Web Hosting Area
Praxis VCD Transfer