Gelar Bangsawan Untuk Penemu
WWW,
Tim Berners Lee
"Father of the Web" adalah
julukan yang diberikan kepada sang penemu world wide web (www),
Tim Berners-Lee. Di penghujung tahun ini, 'bapak Web' ini dianugerahi
gelar kebangsawanan atas temuannya tersebut.
Tim adalah pria kelahiran London, 48 tahun lalu. Hasil karyanya,
www, merupakan sebuah sistem yang digunakan sejak 10 tahun lalu untuk
mengorganisir, menghubungkan dan menjelajah halaman-halaman di internet.
Seperti dikutip dari BBC, Rabu (31/12/2003), pria rendah hati ini,
merasa dirinya hanyalah 'orang biasa' dan merasa tidak terbiasa dengan
gelar kebangsawanan yang disandangkan pada dirinya saat ini.
Ilmuan Inggris yang bermukim di Amerika Serikat ini, menyatakan keterkejutannya
menerima penghargaan dari pemerintah kerajaan Inggris, beberapa hari
lalu melalui telepon - bukan melalui e-mail.
Menurut Tim, dirinya tidak pernah mengira bahwa temuannya akan membawanya
untuk menerima gelar Knight Commander seperti yang disandangnya sekarang.
Ilmuwan Fisika ini, merintis temuannya sejak dirinya masih menjadi
bagian dari institut Fisika, di Cern, sebuah organisasi penelitian
Nuklir di Eropa. Cern yang berbasis di Jenewa, merupakan sebuah pusat
partikel fisika terbesar di dunia. Saat itu, tahun 1980-an, dirinya
mulai membuat program hypertext untuk mendandani penampilan internet.
Kode program yang ditemukannya memungkinkan para ilmuan untuk melakukan
tukar-menukar hasil penelitian melalui jaringan komputer. Di awal
tahun 1990-an, kode program tersebut disebut sebagai "world
wide web", dan sampai sekarang masih menjadi basis bagi perkembangan
internet.
"
Ide dasar dari web adalah ia haruslah menjadi sebuah media kolaboratif
dimana kita dapat berkomunikasi melalui pertukaran informasi," kata
Tim.
Muda, Antusias dan Bersemangat
Tim pernah dilarang menggunakan komputer kampus ketika dia dan temannya
ketahuan melakukan kegiatan hacking. Tim yang pernah membuat komputer
dari sebuah TV bekas, selalu merasa dirinya sebagai 'orang biasa'.
Seorang pakar internet Indonesia, Onno W. Purbo sempat mengemukakan
kesannya mengenai pribadi Tim ketika bertemu dengannya di ajang konferensi
dunia, WSIS.
Tim, yang saat itu sempat memberi ceramah di ajang RSIS, dinilai
Onno sebagai seorang muda yang sangat energik, antusiastik dan bersemangat.
"
Tim Berners-Lee di sore hari sempat memberikan ceramah. Orangnya
sangat energik, anthusiastic dan bersemangat. Masih muda... dia merupakan
segelintir orang muda yang memberikan ceramah di RSIS," papar
Onno mengungkapkan kesannya terhadap Tim.
"
Tim saat ini sedang bekerja ke arah Semantic Web. Idenya gila banget...," ujar
Onno, kepada Detikcom, beberapa waktu lalu.
Tim merasa bahwa penghargaan tersebut jadi semacam pemberitahuan
bahwa secara global, internet telah menjadi sesuatu yang memiliki
kekuatan, dan bukan hanya tren yang berlalu begitu saja.
"
Ada saat dimana orang merasa bahwa internet hanyalah dunia lain,
tapi ini adalah saat dimana orang menyadari bahwa ia adalah sebuah
alat yang kita gunakan di dunia ini," kata pria yang oleh majalah
Time, dijuluki satu dari 20 manusia pemikir di abad ke-20 ini.
Tim menambahkan bahwa gelar kebangsawanannya membuktikan apa yang
dapat terjadi pada 'orang biasa' yang mengerjakan sesuatu yang dapat
digunakan, seperti web.
Saat ini, Tim mengepalai sebuah konsorsium yang menangani pengembangan
www, World Wide Web Consortium (W3C) di Massachusetts Institute of
Technology di Boston, tempat dimana dia menjadi akademisi saat ini.
Sumber: detikinet |