Hari Natal semakin dekat. Untuk menyambut datangnya hari istimewa
ini, tentu Anda ingin agar suasana rumah Anda juga terasa lebih
istimewa dibanding hari-hari lain. Tidak perlu mewah, yang penting
suasana rumah akan membawa Anda sekeluarga untuk mendalami makna
Natal yang sesungguhnya, yaitu merasakan kedamaian.
Natal biasanya identik dengan adanya pohon natal, yang umumnya
merupakan pohon cemara. Tradisi ini sebenarnya berasal dari Jerman.
Tidak ada aturan khusus yang menyebutkan bahwa pohon cemara harus
dipasang sebagai pohon natal. Di negara-negara yang mayoritas
penduduknya merupakan pemeluk agama Katolik, kehadiran pohon natal
ini justru tidak terlalu dianggap penting.
Hiasan natal di negara-negara tersebut, yang utama adalah diorama
Natal, yaitu hiasan berupa rumah dan patung-patung manusia dan
hewan yang dipercaya menghadiri peristiwa Natal secara langsung.
Keberadaan patung-patung ini adalah agar masyarakat yang merayakan
Natal bisa sedikit merasakan peristiwa yang terjadi 2000 tahun
lalu di Betlehem.Jika Anda ingin menghadirkan sedikit keistimewaan
di hari Natal, pohon dan diorama Natal bisa juga dipasang di rumah
Anda. Khusus untuk diorama, saat ini banyak tempat yang menjual
patung-patung itu dalam berbagai ukuran.
Jadi Anda bisa membelinya sesuai dengan ukuran rumah Anda.Begitu
juga dengan pohon natal. Anda bisa menggunakan pohon cemara imitasi
yang kini banyak tersedia di toko-toko atau menggunakan pohon
cemara asli. Keduanya tentu memiliki keistimewaan masing-masing.pohon
cemara asli memiliki aroma alami yang segar, sehingga saat ia
berada dalam rumah Anda, rumah Anda bisa terasa lebih segar. Namun
tentu saja harganya jauh lebih mahal dibandingkan yang imitasi.
Pohon cemara imitasi lebih efisien. Selain harganya lebih murah,
Anda juga tidak perlu repot mencari pohon natal untuk tahun-tahun
berikutnya.
Biasanya tempat yang paling tepat untuk meletakkan pohon dan
diorama Natal adalah di sudut ruangan. Pohon mana pun yang Anda
gunakan, tentu Anda membutuhkan aksesoris natal untuk memperindahnya.
Sebaiknya gunakan asesoris yang awet dan tidak gampang pecah,
sehingga bisa digunakan pada perayaan Natal berikutnya.Pada saat
menghias pohon natal inilah, kebersamaan Anda dalam keluarga dapat
lebih terasa. Anda sebaiknya melibatkan seluruh anggota keluarga
untuk menghias pohon natal ini. Untuk anak-anak Anda yang masih
balita, ajak mereka untuk meletakkan hiasan-hiasan yang letaknya
di bagian bawah.Diskusikan bersama anak-anak, hiasan apa saja
yang akan digunakan dan sebaiknya diletakkan di mana.
Sedangkan tugas untuk memasang bintang natal, yang biasanya diletakkan
di ujung pohon, sebaiknya dilakukan oleh Anda dan suami secara
bersama. Selain untuk keamanan, ini bisa merupakan simbol bahwa
selama ini Anda dan suami sebagai orangtua akan selalu berusaha
memberikan rasa damai di dalam rumah.Selain itu, kesempatan ini
bisa sekaligus Anda gunakan untuk mendekorasi ulang rumah Anda.
Diskusikan bersama suami dan anak, perabot apa yang mungkin saja
perlu diganti dan model apa yang lebih cocok. Jika tidak, Anda
bisa menata ulang letaknya, sehingga saat perayaan Natal, suasana
rumah akan terasa baru dan segar.Selain menghias rumah, kegiatan
menyambut Natal lain yang bisa dilakukan bersama-sama anggota
keluarga lainnya adalah membuat kue atau penganan natal.
Memang, melibatkan anak-anak dalam urusan memasak ini kadang-kadang
merepotkan, tapi ini bisa menjadi sarana mereka untuk belajar.Sedangkan
untuk anak-anak yang lebih besar, mereka bisa diajak untuk mulai
mengenal dan menggunakan alat-alat masak. Yang penting, Anda harus
selalu mengawasi mereka. Dengan melibatkan anak-anak untuk pekerjaan
dapur ini, mereka dapat belajar menghargai diri sendiri dan orang
lain, serta hasil pekerjaan yang telah dilakukan.
Jika Anda dan keluarga memiliki tradisi memberikan hadiah Natal
untuk anak-anak, Anda bisa mengajak anak remaja Anda untuk membungkus
kado-kado itu.Anda juga bisa mengajak anak-anak untuk mendekorasi
kamarnya sendiri. Dengan demikian, anak-anak Anda dapat menghidupkan
suasana Natal-nya sendiri di kamarnya. Mungkin saja, keinginan
mereka untuk memasang asesoris tertentu di ruang tamu atau ruang
keluarga tidak dapat dilakukan karena berbagai keterbatasan. Keinginannya
itu mungkin bisa diwujudkan di kamarnya.
Yang penting saat menata rumah Anda untuk menyambut Hari Natal
ini adalah kebersamaan Anda dalam keluarga. Dengan adanya kebersamaan
itu, tentunya kedamaian dalam rumah akan semakin terasa. Inilah
makna Natal yang sesungguhnya. Merry Christmas! (iin)
sumber ; http://www.sahabatnestle.co.id