Saat
ini internet sudah semakin popular bagi anak-anak dan remaja.
Mengerjakan PR, belajar, mengirim e-mail atau chatting adalah
aktivitas yang biasa dilakukan anak-anak di internet termasuk
mencari file-file musik dan video gambar.
Persoalannya adalah dengan teknologi yang terus berkembang pesat,
maka anak-anak dan remaja membutuhkan bantuan dan panduan dari
orangtua mereka bagaimana cara menggunakan internet yang tepat
dan benar. Karenanya orangtua harus dapat membuat aturan main
dan peraturan yang konsisten yang harus dipatuhi anak ketika online
di internet.
Di bawah ini ada lima tips bagi orangtua untuk membantu mengawasi
penggunaan internet yang benar dan bertanggung jawab oleh anak.
1.Tempatkan komputer di ruang keluarga atau bagian rumah yang
memungkinkan orangtua memonitor secara langsung atau berpartisipasi
ketika anak sedang online. Sebaiknya jangan mengijinkan anak untuk
menempatkan komputer di kamar mereka atau di belakang pintu yang
tertutup. Sebab ini akan menciptakan pembatas yang akan menyulitkan
orangtua apabila hendak ikut terlibat bersama anak ketika sedang
online.
2. Batasi waktu penggunaan internet anak. Seperti halnya belajar
dan bermain, maka menggunakan internet juga tidak boleh berlebihan
dan mengganggu kegiatan positif anak lainnya. Begitu anak lebih
berminat untuk online dalam internet dibanding bermain-main dengan
teman sebayanya, maka orangtua harus mulai menanamkan pengertian
kepada anak bahwa penggunaan internet harus dalam batas yang wajar
dan tidak berlebihan.
3. Bersama-sama mengakses internet. Dengan cara ini maka orangtua
dapat mengetahui apa yang diminati anak ketika sedang online.
Apabila anak gemar chatting dengan teman, berbalasan e-mail kocak,
bermain game secara online dan lain-lain, maka orangtua juga harus
tetap mengetahui perkembangan terbaru dari semua aktivitas tersebut.
Dan cara yang paling praktis adalah duduk di samping anak ketika
sedang online dan pelajari apa yang dilakukan oleh anak ketika
online. Dari kegiatan tersebut, orangtua dapat membantu dan memberitahu
anak informasi apa saja yang dapat digunakan dan yang terlarang
bagi anak-anak dari internet. Selain itu , membuat e-mail gabung
bersama dengan anak juga dapat membantu orangtua tetap mengikuti
seluruh perkembangan yang ada di internet.
4. Mengawasi apa yang anak lakukan dan situs apa saja yang mereka
kunjungi ketika sedang online. Apabila anak-anak ternyata mengunjungi
situs-situs yang tidak diperbolehkan bagi mereka,maka orangtua
harus menggunakan pendekatan yang tepat seperti mengingatkan anak
bahwa ia telah melanggar ketentuan situs yang boleh dikunjungi.
Penerapan hukuman seperti pencabutan izin menggunakan internet
juga bisa digunakan.
5. Buatlah "Perjanjian Penggunaan Internet Yang Bertanggung
Jawab" antara anak dengan orangtua. Termasuk didalam Perjanjian
ini adalah peraturan penggunaan e-mail, berselancar di web dan
download file-file musik atau gambar. Sehingga anak sudah paham
sedari awal dan tidak kebingungan tentang hal-hal apa saja yang
boleh dilakukan ketika sedang online di internet.
sumber : www.sekolahindonesia.com