Memiliki
kendaraan identik dengan memiliki bengkel langganan. Baik motor
ataupun mobil. Begitu Anda memiliki mobil, Anda lazimnya langsung
mencari bengkel untuk kebutuhan perawatan dan perbaikan kendaraan
Anda.
Anda sangat dianjurkan untuk tidak menggonta-ganti bengkel. Penanganan
kerusakan atau perawatan kendaraan oleh bengkel yang berbeda-beda
akan memberikan dampak yang kurang baik. Jangan sampai mobil Anda
malah jadi compang-camping, lantaran onderdil di dalamnya belang-belang
dan diutak-atik oleh banyak orang.
Bengkel langganan akan lebih mengenal karakteristik permasalahan
pada kendaraan pelanggannya. Anda pun jadi lebih mengenal kinerja
para mekanik bengkel tersebut. Jadi, sebaiknya Anda tetapkan saja
satu bengkel sebagai bengkel langganan.Namun, sangat penting mengetahui
bahwa hak-hak Anda sebagai konsumen untuk mendapatkan bengkel
dan teknisi yang berkualitas akan terpenuhi.
Untuk itu, ada baiknya Anda memperhatikan tips berikut
ini :
1. Mintalah rekomendasi dari keluarga, teman, atau orang lain
yang dapat dipercaya tentang beberapa bengkel dan teknisi yang
berkualitas.
Akan lebih bagus jika Anda memilih bengkel resmi dari merk kendaraan
Anda. Antara lain karena penggantian onderdilnya akan menggunakan
sukucadang yang orsinil.
2. Dari beberapa bengkel tersebut, pilihlah salah satu yang relatif
lebih efektif dan efisien.
Penyeleksian bisa mencakup harga, jarak bengkel dari rumah Anda,
jaminan perbaikan kembali, pelayanan, bonafiditas, dan lain-lain.
3. Jika mungkin, hubungi lembaga-lembaga otomotif pemerintah
atau yang independen, untuk mencari keterangan tentang reputasi
bengkel tertentu.
Lembaga ini bisa juga berfungsi sebagai tempat pengaduan, jika
Anda merasa dirugikan oleh pelayanan sebuah bengkel.
4. Anda boleh bersikap skeptis pada iklan-iklan bengkel yang
menggembar-gemborkan biaya murah.
Bisa saja bengkel tersebut mengenakan tarif murah karena memang
kualitasnya tidak menjanjikan. Lebih baik agak mahal, tapi perbaikannya
terjamin.
5. Begitu Anda mendapatkan bengkel yang dapat dipercaya, jadilah
pelanggannya.
6. Anda bisa saja minta kepada manajer bengkel untuk menunjukkan
lisensi dan registrasi bengkel serta teknisi yang ada, dan juga
yang memenuhi kualifikasi hukum.
7. Kalau perlu Anda bisa melihat sertifikat para teknisi di sebuah
bengkel.
Langkah ini berguna untuk melihat kualifikasi, kompetensi, dan
spesialisasi teknisi. Right man in right place. Yakinkan dulu
bahwa Anda mendapatkan teknisi yang tepat untuk masalah kendaraan
yang tepat. Ibarat di salon rambut, jangan sampai tukang creambath
atau tukang keramas memotong rambut Anda. Kecuali, jika dia juga
punya sertifikat memotong rambut. Anda bisa saja mengganti bengkel
langganan, setelah Anda perhitungkan bahwa bengkel langganan Anda
ternyata mempunyai kinerja yang buruk dan selalu merugikan Anda.
Selamat memilih!
sumber : otogenik.com