Tahun ini, pemerintah kita menetapkan libur Hari Raya yang lumayan
panjang. Kalau biasanya libur resmi lebaran hanya 2 hari, kali
ini libur Idul Fitri ditetapkan menjadi 5 hari. Ini dibuat dengan
tujuan membangkitkan kembali industri pariwisata kita yang baru-baru
ini dianggap terpuruk setelah kasus bom Bali kemarin.
Bagi sebagian dari Anda, libur Lebaran yang lebih lama mungkin
terasa lebih menyenangkan. Anda bisa punya waktu lebih banyak
untuk melepas rindu dengan keluarga maupun para sahabat di kampung
halaman. Bagi Anda yang tidak mudik, tentu saja libur kali ini
bisa dijadikan kesempatan untuk beristirahat.
Mudik atau tidak, biasanya libur Hari Raya juga dimanfaatkan
untuk berekreasi di samping bersilaturahmi. Ya, hitung-hitung
sebagai refreshing agar Anda bisa lebih segar dan melakukan kegiatan
lebih baik saat kembali ke pekerjaan sehari-hari.
Nah, kalau Anda masih berada di kampung halaman pada saat libur
yang panjang ini, maka Anda bisa ajak sanak saudara untuk pergi
rekreasi. Wah, keluar biaya banyak, dong? Sebetulnya kegiatan
rekreasi itu tidak harus dilakukan ke tempat-tempat yang mahal,
kok. Kalau disekitar kampung halaman Anda ada obyek wisata yang
bisa dikunjungi, maka Anda sudah rekreasi ke situ.
Sekarang masalahnya adalah bagaimana melakukan rekreasi dengan
biaya yang terjangkau, dan kalau bisa, hemat. Biarpun ada banyak
sanak-saudara ikut rekreasi bareng Anda. Untuk itu, dibawah ini
adalah tips-tips yang bisa dimanfaatkan:
1. Pertimbangkan Obyek Wisata yang Murah tapi Meriah Yang namanya
obyek wisata, tentu tidak harus selalu yang mahal. Bagi Anda yang
berada di kota besar, kunjungan ke taman hiburan mungkin akan
terasa mahal, terutama bila ada banyak jumlah anggota keluarga
yang berekreasi.
Sebagai alternatif, Anda bisa mengunjungi obyek wisata yang
murah tapi meriah. Salah satu contoh yang bisa Anda pilih adalah
obyek wisata alam. Di Indonesia, rekreasi ke obyek wisata alam
umumnya bisa didatangi dengan harga yang sangat terjangkau, bahkan
cenderung dengan biaya yang sangat murah. Misalnya ke daerah pegunungan
(daerah puncak bagi mereka yang tinggal di daerah Jabotabek, atau
Kaliurang bagi mereka yang tinggal di Yogya dan sekitarnya). Bisa
juga mengunjungi daerah pantai (Anyer atau Carita bagi mereka
yang tinggal di Jabotabek, Pantai Losari di Makassar).
Alternatif lainnya bisa juga mengunjungi obyek wisata alam yang
memiliki nilai sejarah, semisal Gua Selarong di Jawa Tengah. Kunjungan
ke kebun binatang atau museum juga biasanya tidak mahal. Bahkan,
kita bisa berwisata sekaligus menambah pengetahuan. Obyek-obyek
wisata seperti ini, selain harganya sangat terjangkau, juga sangat
menyenangkan serta tidak kalah dari obyek-obyek wisata yang lain
yang berharga cukup mahal.
2. Bawa Makanan dan Minuman dari Rumah Fakta membuktikan, pengeluaran
terbesar yang selalu terjadi saat kita berwisata atau rekreasi
adalah untuk jajan makanan dan minuman. Kalau jumlah sanak saudara
yang pergi berekreasi cukup banyak, pertimbangkan untuk membawa
bekal makan dan minum sendiri dari rumah. Dengan demikian, Anda
akan menghemat banyak sekali biaya.
Bayangkan saja bila Anda pergi berekreasi dengan jumlah sekitar
10 orang, dan masing-masing Anda ajak makan di luar, mungkin satu
orang bisa menghabiskan sekitar Rp 20 - 30 ribu. Ini berarti,
total sudah Rp 200 ribu - 300 ribu Anda habiskan. Jangan lupa,
fokusnya di sini adalah rekreasi, kan? Bukan makan-makannya. Uang
sejumlah itu mungkin bisa dimanfaatkan untuk berkunjung ke obyek
wisata lain. Tentu saja ceritanya akan jadi lain bila wisata Anda
adalah wisata makanan.
3. Sewa Kendaraan sendiri kalau Jumlah Peserta Banyak Kalau
ada banyak anggota keluarga yang berekreasi, ada bagusnya kalau
Anda mempertimbangkan menyewa mobil. Syukur-syukur kalau Anda
memiliki mobil yang bisa digunakan. Dengan menggunakan satu mobil
saja untuk mengangkut banyak orang, sebetulnya Anda sudah menghemat
biaya transportasi yang cukup besar.
Kenapa? Karena walaupun ada banyak orang yang pergi berekreasi
dengan Anda, tapi biaya yang Anda bayar paling-paling bensin dan
sewa mobil saja (kalau memang itu mobil sewaan). Tidak peduli
seberapa banyak orang yang pergi berekreasi dengan Anda. Jadi,
banyak orang bukan berarti harus boros mengeluarkan uang untuk
transportasi.
Sumber : Tabloid NOVA No. 771/XV