Hari Raya Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru datang dalam waktu
yang berdekatan. Saat liburan seperti ini biasanya dimanfaatkan
para pekerja untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di kampung
halaman.
Namun, tuntutan pekerjaan dan jadwal yang padat terkadang menjadi
penghalang. Untuk mengatasai persoalan ini, ada sejumlah saran
yang dapat diikuti sebelum Anda mudik:
1. Jauh hari sebelum mudik selesaikan dulu semua pekerjaan di
kantor. Jangan sampai ketika hari libur menjelang tiba pekerjaan
masih menumpuk, sehingga Anda tidak bisa konsentrasi penuh pada
pekerjaan. Pasalnya, pikiran Anda pasti sudah terbagi dengan rencana
liburan.
2. Buat pesan khusus di e-mail secara otomatis atau voice mail
di telepon kantor yang akan memberitahu bahwa Anda sedang libur.
Dengan cara ini, Anda dapat menghubungi orang tersebut dalam keadaan
darurat.
3. Walaupun sedang libur, usahakan selalu membuka e-mail. Siapa
tahu ada berita penting. Meski libur, Anda tetap mengetahui keadaan
kantor.
4. Usahakan untuk mengambil libur lebih dari tiga hari. Tentu
saja, ini tergantung kondisi perusahaan Anda. Dengan libur selama
enam hari, Anda akan menikmati suasana libur dan mengendurkan
otak. Lagi pula, ada sisa hari untuk mengembalikan stamina agar
siap kembali bekerja seperti sediakala.
5. Selama berlibur usahakan melakukan kegiatan lain yang sama
sekali berbeda dari rutinitas sehari-hari. Ini untuk menghilangkan
kejenuhan otak. Bahkan jika tidak berniat pergi kemana-mana dan
menghabiskan libur di rumah, Anda harus dapat melepaskan beban
pikiran. Saat kembali ke kantor, Anda punya semangat dan kekuatan
baru hingga bisa lebih produktif.
sumber : Tempo