Banyak faktor penyebab mogoknya mobil di jalan. Namun sebagai
pengendara kita harus bisa menyikapi jika itu menimpakita. "Sebagai
pengguna jalan, prinsip utamanya jika di jalan raya, kita harus
mengutamakan keselamatan pengendaralain," kata Eko Reksodituro
dari DSD (Defensive and Safety Driving Consultants).
Hal pertama yang harus dilakukan adalah meminggirkan mobil.
Itu jika kendaraan kita berada di tengah jalan, agartidak mengganggu
lalu lintas. Jika mobil masih memiliki tenaga, cari tempat yang
aman untuk berhenti.
Selanjutnya, jangan langsung keluar dari mobil, lihat situasi
dan kondisi sekitar. Pelajari lingkungan karenamungkin ada bahaya
lain selain faktor mogok itu sendiri, seperti perampokan dan lainnya.
Bila dinilai aman, makadipersilakan keluar dan mengecek kondisi
kendaraan.
Sebelum mengecek kondisi kenadraan, nyalakan lampu kecil dan
hazard terlebih dulu. Lalu pasang segitiga pengamandengan jarak
sekitar 30 meter dari mobil, tujuannya agar pengendara lain bisa
mengantispasi jarak pengereman jikatidak melihat.
Cek problem mogok kendaraan, jika tidak bisa diatasi sendiri,
hubungi nomor emergency terdekat. Misalkan pos bantuan jaga atau
siaga, bengkel atau pun pos polisi terdekat.
"Maka dari itu setiap pemudik dianjurkan membawa buku panduan
mudik. Di buku itu banyak terdapat informasi penting tentang tempat
atau nomor telepon darurat," pinta Eko, yang juga menjabat
koordinator Komisi Time Rally IMI pusat.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan st menunggu bantuan.
Posisi Anda harus berada di luar kendaraan yaitusamping mobil
bagian paling pinggir atau bahu jalan. Hal ini ditujukan untuk
mengantisipasi risiko kecelakaan.
Maksudnya jika ada pengendara lain yang menabrak mobil, maka
posisi Anda lebih aman berada di luar. Apalagi jika di jalan tersebut
tidak terdapat separator.