Dalam menyambut hari Lebaran, kue kering selalu jadi makanan
favorit untuk disajikan di meja. Meski tampaknya sepele, membuat
kue kering ternyata tak gampang. Salah-salah, hasilnya terlalu
keras atau terlalu lembut. Nah, agar kue kering buatan sendiri
ringan dan renyah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
A. Gunakan terigu berprotein rendah dan benar-benar kering.
B. Pilih telur yang masih baru. Bila telur baru dikeluarkan dari
lemari pendingin, diamkan sesaat di luar, sampai mencapai suhu
ruangan.
C. Usahakan komposisi bahan yang akan dipakai seimbang.
D. Mengocok adonan tidak perlu sampai mengembang atau terlalu
putih.
D. Saat mencampur tepung terigu sebaiknya tidak sekaligus, karena
kelembapan tepung terigu yang berbeda dapat membuat kue jadi keras
atau tidak renyah.
E. Hindari membuat kue kering lebih dari satu resep. Bila adonan
lebih dari satu resep, adonan yang belum tercetak akan menjadi
keras, akibatnya kue menjadi kurang renyah. Bila sudah telanjur
mengocok adonan lebih dari satu resep, pisahkan adonan mentega
dengan tepung terigu. Caranya, ambil sebagian adonan lalu tuangkan
sebagian tepung terigu. Aduk rata lalu cetak/bentuk sesuai selera.
Begitu seterusnya sampai adonan habis.
F. Agar kue kering tidak gosong saat dibakar, sebaiknya gunakan
2 buah loyang, satu untuk meletakkan kue yang akan dibakar, dan
satu sebagai alas loyang pertama.
G. Saat mencetak kue, ketebalan adonan sebaiknya sama besar agar
matangnya rata, dengan temperatur oven tetap stabil bersuhu 160
C.
sumber : tabloid Nova